Tanda Harddisk atau SSD Mulai Rusak: Kenali Gejalanya Sebelum Data Hilang - mas-ichal.blogspot.com

Sunday, March 1, 2026

Tanda Harddisk atau SSD Mulai Rusak: Kenali Gejalanya Sebelum Data Hilang


 Media penyimpanan seperti harddisk (HDD) dan SSD memiliki masa pakai. Jika mulai bermasalah, dampaknya bisa serius—mulai dari performa menurun hingga kehilangan data penting. Agar tidak terlambat, berikut ciri-ciri HDD dan SSD yang sudah menunjukkan tanda kerusakan dan sebaiknya segera diganti.

Gejala Harddisk (HDD) Mulai Bermasalah
Harddisk masih menggunakan komponen mekanik, sehingga lebih rentan terhadap kerusakan fisik.
1. Muncul suara tidak normal
Jika terdengar bunyi klik, gesekan, atau dengungan aneh dari dalam laptop/PC, itu bisa menjadi pertanda kerusakan mekanik pada piringan atau head HDD.

2. Performa komputer melambat drastis
Booting terasa lama, membuka file membutuhkan waktu lebih lama, dan sistem sering freeze bisa menjadi indikasi sektor penyimpanan mulai bermasalah.

3. Sering muncul error saat membaca disk
Notifikasi seperti “disk read error” atau perintah otomatis “scanning and repairing drive” menandakan sistem mendeteksi adanya gangguan pada drive.

4. File tiba-tiba rusak atau tidak bisa dibuka
Data yang mendadak corrupt atau hilang tanpa sebab jelas bisa disebabkan oleh bad sector.

5. Jumlah bad sector terus bertambah
Jika hasil pengecekan menunjukkan bad sector meningkat dari waktu ke waktu, itu tanda HDD sedang menuju kerusakan permanen.

6. Sering mengalami Blue Screen (BSOD)
Kerusakan media penyimpanan juga bisa memicu sistem crash berulang kali.

Ciri-Ciri SSD Mengalami Kerusakan
SSD tidak memiliki bagian mekanik, namun tetap memiliki batas usia pemakaian.
1. Berubah menjadi read-only
SSD tidak lagi bisa menyimpan data baru dan hanya bisa membaca file yang sudah ada.

2. Sistem sering hang atau crash mendadak
Aplikasi tertutup sendiri atau komputer membeku tanpa alasan jelas bisa jadi indikasi masalah pada SSD.

3. Data mendadak hilang atau corrupt
Folder kosong tiba-tiba atau file yang tidak bisa dibuka perlu diwaspadai.

4. Tidak terdeteksi di BIOS
Jika SSD tidak terbaca di BIOS, ada kemungkinan kerusakan serius.

5. Sudah melewati batas umur tulis (TBW)
Setiap SSD memiliki batas Total Bytes Written (TBW). Jika sudah mendekati atau melewati batas, performa akan menurun dan risiko gagal fungsi meningkat.

Kapan Harus Segera Mengganti?
Anda sebaiknya mempertimbangkan penggantian jika:
Drive sering tidak terbaca.
Error muncul berulang kali.
Bad sector terus bertambah.
SSD terkunci dalam mode read-only permanen.
Komputer gagal boot secara terus-menerus.

Cara Mengecek Kesehatan HDD/SSD
Untuk memastikan kondisi penyimpanan, Anda bisa menggunakan aplikasi seperti:
CrystalDiskInfo
HD Tune
Fitur CHKDSK bawaan Windows

Jika status kesehatan menunjukkan “Caution” atau “Bad”, segera lakukan backup data sebelum terlambat.

Kesimpulan
Kerusakan harddisk maupun SSD sering kali diawali dengan gejala ringan yang diabaikan. Padahal, semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang menyelamatkan data penting. Jangan menunggu hingga drive benar-benar mati—backup rutin dan pemantauan kesehatan storage adalah langkah pencegahan terbaik.

No comments:

Post a Comment