Dalam aktivitas trading seperti saham, forex, maupun kripto, candlestick adalah jenis grafik yang menampilkan pergerakan harga dalam periode waktu tertentu. Setiap batang candle memperlihatkan empat informasi utama, yaitu harga pembukaan (open), harga tertinggi (high), harga terendah (low), dan harga penutupan (close).
Ada berbagai jenis candlestick yang sering digunakan trader untuk membaca arah pasar.
Bullish candle menunjukkan harga penutupan lebih tinggi daripada harga pembukaan, biasanya berwarna hijau atau putih. Pola ini menandakan tekanan beli lebih kuat dan sering dianggap sebagai sinyal potensi kenaikan harga.
Sebaliknya, bearish candle memperlihatkan harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan dan umumnya berwarna merah atau hitam. Kondisi ini mengindikasikan tekanan jual lebih dominan dan bisa menjadi tanda penurunan harga.
Beberapa pola candlestick juga dikenal sebagai sinyal pembalikan arah (reversal).
Doji memiliki badan sangat kecil karena harga open dan close hampir sama, yang mencerminkan keraguan pasar.
Hammer memiliki ekor bawah panjang dan badan kecil di bagian atas, sering muncul setelah tren turun dan mengindikasikan potensi kenaikan harga.
Sebaliknya, Shooting Star memiliki ekor atas panjang dengan badan kecil di bawah, biasanya muncul setelah tren naik dan memberi sinyal kemungkinan harga akan turun.
Selain itu, terdapat pola Engulfing yang terdiri dari dua candle. Pada Bullish Engulfing, candle naik yang besar menutupi candle turun sebelumnya, menandakan peluang kenaikan. Sementara itu, Bearish Engulfing terjadi ketika candle turun besar menelan candle naik sebelumnya, yang dapat menjadi tanda harga akan melemah.
Ada pula pola tiga candle seperti Morning Star, yang mengindikasikan pembalikan naik, dan Evening Star, yang menunjukkan potensi pembalikan turun.
Secara umum, candlestick berfungsi untuk membantu trader memahami psikologi pasar, menentukan titik masuk dan keluar, serta mengonfirmasi area support dan resistance. Agar hasil analisis lebih akurat, pola candlestick sebaiknya dikombinasikan dengan indikator teknikal lain serta manajemen risiko yang baik.

No comments:
Post a Comment