Tradisi membuat Ogoh-Ogoh Menjelang Lebaran masih dilakukan di Desa-Desa - mas-ichal.blogspot.com

Thursday, July 12, 2018

Tradisi membuat Ogoh-Ogoh Menjelang Lebaran masih dilakukan di Desa-Desa

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi teman-teman semuanya, pagi hari ini saya ingin memberikan informasi maupun wawasan terkait dengan pawai ogoh-ogoh yang biasanya diadakan sebelum lebaran. Nah pembuatan ogoh-ogoh ini merupakan tradisi yang masih dilakukan khususnya di desa-desa.

Pembuatan ogoh-ogoh sebenarnya mempunyai makna bahwasannya kejahatan atau kebatilan atau dosa-dosa yang kita lakukan maka akan dihapuskan atau dihilangkan ya menjelang lebaran nah begitu juga ketika pembuatan ogoh-ogoh dilakukan namun ketika menjelang lebaran maka aku tersebut akan dibakar atau dimusnahkan.

Pembuatan ogoh-ogoh ini sekarang kurang pas karena banyak dari ogoh-ogoh yang sudah dibuat namun tidak dibakar maupun dimusnahkan dan malah digunakan sebagai pajangan dan ini berakibat kurang baik juga karena karena malaikat tidak akan masuk rumah ketika masih ada patung maupun benda-benda yang menyerupai makhluk.

Mungkin sedikit solusi dari saya pribadi khususnya untuk mengatasi hal tersebut di atas adalah:
  1. Kita sedikit demi sedikit meninggalkan tradisi seperti halnya membuat ogoh-ogoh sebelum lebaran, takutnya pembuatan ogoh-ogoh nanti bisa berkembang malah menjadi kewajiban maka dari itu lebih baik ditinggalkan dan kita melakukan hal-hal atau kegiatan yang lebih positif lagi seperti membaca Al Quran atau mengikuti kajian-kajian.
  2. Kalaupun memang membuat ogoh-ogoh ya mesti harus dibakar atau dimusnahkan seperti halnya tradisi yang dilakukan ya jangan disimpan apalagi sebagai pajangan.
  3. Kalaupun memang ogoh-ogoh ingin dibuat, buatlah yang lebih sederhana tanpa mengeluarkan banyak biaya karena kita ketahui bersama bahwa pembuatan ogoh-ogoh semakin rumit, semakin detail dan semakin besar maka akan membutuhkan biaya yang lumayan besar.
Mungkin itu yang bisa saya sampaikan kalau ada salah kata itu dari saya pribadi saya mohon maaf, kalau ada kebenaran datangnya dari Allah subhanahu wa ta'ala akhir kata. Selamat pagi. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

No comments:

Post a Comment